tak tahu mau mulai dari mana dan tak mau tahu penyebabnya apa.. yang jelas hari selasa itu pulang dari ibadah jam 10 malam.. pulangnya naik motor dan tanpa jaket padahal dari tempat itu ke rumah jaraknya setengah jam.. paginya langsung bersin-bersin dan makin lama akhirnya flu berat tetapi masih sanggup pergi ke ibadah lagi di wilayah yang berbeda.. makin berat tetapi penerimaan orang orang-orang membuat saya menyemangati diri sendiri : pasti bisa, pasti bisa bertahan.. akhirnya pulang juga kali ini lebih larut pulangnya, jam sebelas malam.. tetapi untunglah jaraknya cuma lima menitan ke rumah.. pulang langsung tidur .. eh, subuhnya badan terasa panas dan menggigil.. karena jam tujuh belum bangun-bangun, ibu berkunjung ke kamar dan ketahuilah saya sakit.. langsung dibuatin teh hangat dan disuruh makan truzzz minum obat.. setelah itu tidur lagi.. jam sembilan disuruh bangun lagi dan makan lagi.. jam satu baru minum obat lagi dan tidur lagi.. sorenya jam empat dibangunin dan dibawa ke dokter.. alamaaakkkk.., sampai di tempat praktek dokternya masih keluar padahal nih kepala udah terasa berat banget.. akhirnya setelah penantian yang cukup lamaaaaaaaa.. dokternya datang juga.. diperiksa dan dikasih obat tiga macam.. (kata dokter, badannya panas banget, dek.. diukur dulu ya.. ternyata 38,5 derajat celcius.. ckckckckck).. setelah itu pulang ke rumah, duduk sebentar, dikasih makan terus minum obat yang rasanya waduh tak bisa dibilangin dech..... setelah itu tidur lagi.. sampai paginya bangun sedah berkurang sakitnya... langsung disuruh makan dan minum obat lagi.. teruszzz.., berhubung hari ini harus jadi PF, saya mulai membuat naskah dengan menahan sakit kepala yang masih ada namun untunglah sebelum sakit itu sudah membuat yang lain-lainnya jadi tinggal disempurnakan.. syukur kepada Tuhan saya boleh sembuh tepat waktu dan bisa melayani umatNya nanti dengan baik..
jadi teringat kata-kata "segala perkara dapat kutanggung di dalam DIA yang memberikan kelegaan kepadaku"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar