Syukurlah, kekuatiranku akan kehilangan moment-moment kehangatan natal tidak terjadi.. saya masih tetap merasakan hangatnya natal itu meski dengan suasana yang berbeda.. dengan orang-orang yang berbeda..
kemarin saya mengikuti perayaan natal dan juga persiapan-persiapannya.. sebenarnya ada alasan saya mengikuti persiapan-persiapannya yakni agar saya nggak mengingat moment natal di kampung halaman.. (huhuhu..)
jadinya sok sibuk gitu, meski kebanyakan mondar-mandir karena nggak tahu apa yang harus dikerjain..^^
yaaa.., setidaknya dengan begitu saya nggak terlalu mengingat perayaan di hummzz..
dan di perayaan ini, ada satu lagi yang mencengangkan dan mungkin berkah juga.. entahlah apa namanya.. yang jelas, dia menjadi yang pertama menyambutku dan mengetahuiku pulang.. hmm.. nggak salah juga khan merasakan ini.. (pembenaran diri sendiri)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar