tahu benar kalimat itu..
jangankan besok, lima menit yang akan datang pun, kita tidak tahu akan ada kejadian apa..
jadi buat apa kuatir..
kuatir pada hal-hal yang mungkin dan tak mungkin terjadi..
pilih mana? yang jelas tidak dua-duanya mau kupilih..
buat apa kuatir akan hari esok..
nikmati saja saat ini..
tetapi satu hal yang harus diingat..
manusia itu bisa memprediksi sesuatu untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan..
memangnya untuk apa ramalan cuaca kalau bukan untuk antisipasi cuaca buruk untuk penerbangan/pelayaran??
untuk apa anak-anak disuruh belajar di sekolah, kalau bukan karena orang tua memikirkan masa depannya?
untuk apa orang sekolah dari TK sampai SMA saja tak cukup??
untuk apa sekarang malahan anak-anak dimulai dari PAUD/Playgroup?
untuk apa orang ingin mencapai semua gelar yang ditawarkan institusi pendidikan?
nah, jadi yang mau kusampaikan adalah..
jangan menganggap enteng akan apa yang terjadi besok..
jangan kuatir akan hari esok??
tapi kalau kamu tidak kuatir, kamu tidak akan melakukan apa-apa untuk mengantisipasinya..
besok adalah misteri??
itu ungkapan dulu..
tapi harus dipikir juga, ungkapan dulu yang dari zaman mana??
soalnya dari dulu juga sudah ada ramal-ramalan akan masa depan..
jadi, pikirkan baik-baik sebelum mengatakan..
*kalau memang niat untuk melakukan sesuatu ya, dijalanin.. kenapa beralasan segala macam.. masih ada waktu nanti? its not person but group.. spontanitas tidak dibutuhkan dalam situasi ini!!!!!
#kekesalanyangdilampiaskandalamtulisaninimogatidakmenyinggung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar